Kenaikan kemarin membuat harga emas menguat tiga hari berturut-turut. Selama tiga hari tersebut, harga terkerek 2,42%.
Tren kenaikan harga emas terjadi karena ada harapan perdamaian di Timur Tengah. Akhir pekan ini, akan ada negosiasi di Islamabad (Pakistan) sebagai upaya mengakhiri perang di Iran.
Delegasi Amerika Serikat (AS) akan dipimpin langsung oleh Wakil Presiden JD Vance.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyebut dirinya optimistis kesepakatan bisa tercapai untuk mengakhiri perang yang sudah berlangsung selama enam minggu tersebut.
Asa berakhirnya konflik membuat harga minyak turun. Salam sepekan terakhir, harga minyak jenis brent dan light sweet anjlok lebih dari 12%.
Apabila harga energi bisa lebih terkendali, maka ancaman inflasi tinggi bisa dihindari. Dengan begitu, bank sentral di berbagai negara bisa punya ruang untuk melonggarkan kebijakan moneter melalui penurunan suku bunga acuan.
Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas akan terasa lebih menguntungkan saat suku bunga bisa turun.
(aji)






























