Logo Bloomberg Technoz

“Aman, sangat aman. [Stok LPG nasional] 10 koma sekian, jadi aman,” kata Laode ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan.

Sekadar catatan, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) melaporkan rata-rata stok LPG per 12 Maret 2026 hingga 31 Maret 2026 tercatat sebesar 11,6 hari.

Adapun, stok LPG pada periode tersebut terpaut tipis dengan batasan minimum nasional yang ditetapkan sebesar 11,4 hari.

Bahlil sebelumnya mengungkapkan Indonesia sudah mulai mengalihkan impor LPG dari Timur Tengah. Pada saat ini, sekitar 20% impor LPG Indonesia memang berasal dari beberapa negara di kawasan Timur Tengah.

Dia menyatakan stok LPG nasional per Jumat (13/3/2026) mencapai 15,65 hari dan pemerintah bakal terus memperkuat stok. Salah satunya dengan mendiversifikasi sumber impor dari Timur Tengah ke sejumlah negara seperti Amerika Serikat (AS) dan Australia.

Bahkan, kata dia bakal terdapat dua kargo impor LPG asal Australia yang segera tiba di RI pada pertengahan Maret.

“Dengan kondisi sekarang yang di Middle East kita pecah lagi untuk kita ambil kontrak jangka panjang dengan Amerika dan beberapa negara lain. Pada akhir minggu ini kita masuk dua kargo dari Australia. Itu untuk LPG,” kata Bahlil dalam sidang kabinet paripurna, Jumat (13/3/2026).

Kemudian, pada akhir Maret diklaim terdapat dua kargo LPG yang tiba di RI. Setelah sebelumnya pada 8 Maret terdapat satu kargo impor LPG yang diklaim Bahlil tiba di Indonesia.

"Jadi Januari Februari Maret April itu insyaallah clear,” ujarnya.

Di sisi lain, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra mengklaim telah mulai mengimpor tambahan LPG dari AS. Langkah tersebut dilakukan guna mengatasi penutupan jalur perdagangan migas di Selat Hormus.

Mars Ega mengungkapkan saat ini sekitar 70% impor LPG yang dilakukan Indonesia berasal dari AS, dari sebelumnya sebesar 57%.

“Dengan Amerika, saat ini untuk LPG, sesudah ada transaksi sejak Januari. [Sebanyak] 70% sourcing LPG kita itu dari Amerika dan 70% tersebut bukan menggunakan proses tunjuk langsung, tetapi tetap mengikuti proses prosedur dengan lelang,” kata Mars Ega di Rest Area KM397A Batang-Semarang, Rabu (18/3/2026).

“Dan alhamdulillah ini bisa diselesaikan, masing-masing country, baik Indonesia maupun Amerika, saling menghormati prosedur dari masing-masing negara,” tegasnya.

(azr/wdh)

No more pages