“Kami juga rencana pertumbuhan untuk mendukung bisnis yang berkelanjutan di masa yang akan datang. Jadi pada saat ini kondisi permodalan BRI sangat memadai, sangat kuat gitu. Sebagaimana tadi disampaikan bahwa CAR kami berada di sekitar 23,52%,” lanjutnya.
Dengan posisi permodalan tersebut, manajemen menilai perseroan memiliki ruang untuk meningkatkan rasio pembagian dividen dibandingkan dengan level historis. Langkah ini tidak hanya ditujukan untuk menjaga struktur permodalan yang optimal, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham.
“Mempertimbangkan kondisi tersebut, setidaknya kami memiliki ruang untuk memberikan dividen dengan payout ratio yang lebih tinggi dibandingkan dengan level histori yang selama ini ada,” kata Hery.
(red)






























