Logo Bloomberg Technoz

Kondisi Sulut & Maluku Utara Usai Gempa Bumi Magnitudo 7,6

Redaksi
03 April 2026 13:45

Peringatan Dini Tsunami Gempa Sulawesi - Maluku Resmi Dicabut, Satu Orang Dilaporkan Meninggal (Foto: Diolah dari Berbagai Sumber)
Peringatan Dini Tsunami Gempa Sulawesi - Maluku Resmi Dicabut, Satu Orang Dilaporkan Meninggal (Foto: Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kondisi Sulawesi Utara dan Maulut Utara setelah mengalami gempa bumi berkekuatan mencapai magnitudo 7,6 dengan kedalaman 33 Km berpusat di laut, pada Kamis (2/4/2026).

Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB menyampaikan, berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 233 gempa susulan dengan magnitudo terbesar M5,8. Getaran dirasakan di Kota Bitung, Kabupaten Minahasa (Sulawesi Utara), serta di Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Utara, dan Halmahera Selatan (Maluku Utara).

"Dampak gempa di Sulawesi Utara, terdapat satu korban meninggal dunia di Kota Manado dan satu korban luka ringan di Kabupaten Minahasa," kata Abdul dalam keterangan tertulis, Jumat (3/4/2026).


Sementara itu, di Maluku Utara, tercatat 134 KK terdampak di Kota Ternate, 7 KK di Halmahera Tengah, 5 KK di Halmahera Barat, dan 2 KK di Halmahera Selatan. Selain itu, sebanyak 355 jiwa mengungsi di Kota Tidore Kepulauan.

Hasil kaji cepat sementara mencatat, di Provinsi Sulawesi Utara terdapat 1 unit hotel, 5 kantor, dan 1 fasilitas umum (Gedung KONI) terdampak di Kota Manado. Di Kabupaten Minahasa, tercatat 17 rumah, 1 kantor pemerintahan, 2 fasilitas ibadah, dan 1 akses jalan terdampak.