Logo Bloomberg Technoz

Mungkinkah Trump Benar-benar Tarik AS Keluar dari NATO?

News
03 April 2026 09:30

Donald Trump. dok: Graeme Sloan/Bloomberg
Donald Trump. dok: Graeme Sloan/Bloomberg

Andrea Palasciano dan Jamie Tarabay - Bloomberg News

Bloomberg, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan kritik keras terhadap mitra NATO, kali ini terkait keengganan mereka membantu operasi militer AS terhadap Iran. Trump bahkan menyiratkan kemungkinan AS keluar dari aliansi militer tersebut.

Kritik terbaru terhadap sekutu Eropa muncul setelah sejumlah negara menolak memberikan izin kepada pesawat militer Amerika untuk menggunakan pangkalan mereka dalam serangan terhadap Iran. Beberapa negara juga menolak membantu menjamin kebebasan navigasi di Selat Hormuz hingga konflik dengan Iran mereda.


Secara hukum, kecil kemungkinan Trump dapat secara sepihak mengakhiri keanggotaan AS di NATO. Namun, dasar utama pencegah NATO adalah prinsip bahwa jika satu anggota diserang, seluruh aliansi—yang didukung militer terkuat di dunia—akan membantu. Selama Trump berada di Gedung Putih, prinsip tersebut dinilai tidak lagi sepenuhnya pasti.

Apa itu NATO?

Didirikan pada 1949 untuk melindungi Eropa dari ancaman Uni Soviet selama Perang Dingin, NATO berkembang menjadi kemitraan strategis antara Amerika Utara dan Eropa berdasarkan nilai politik dan ekonomi bersama. Tujuan utama blok ini adalah mengoordinasikan pertahanan terhadap potensi serangan. Keanggotaan NATO kini berkembang menjadi 32 negara dari semula 12 negara.