"Kecenderungannya adalah mengabaikan guncangan pasokan jenis apa pun, namun aspek yang sangat krusial adalah Anda harus memantau ekspektasi inflasi dengan sangat hati-hati," tegas Powell.
Menanggapi pernyataan tersebut, harga Surat Utang Negara AS (Treasury) mengalami reli dan pasar saham bergerak menguat.
Para pembuat kebijakan The Fed mencatat adanya peningkatan ketidakpastian ekonomi saat mereka mempertahankan suku bunga tetap untuk kedua kalinya berturut-turut awal bulan ini. Menyusul keputusan tersebut, Powell menekankan perlunya melihat lebih banyak bukti bahwa inflasi benar-benar bergerak menuju target 2% sebelum para pejabat mempertimbangkan untuk memangkas suku bunga kembali.
Kredit Swasta
Dalam beberapa pekan terakhir, kegelisahan di sektor kredit swasta (private credit) telah membuat investor khawatir, bahkan memicu tuntutan penarikan dana lebih awal. Beberapa dana kredit swasta bahkan telah memblokir investor agar tidak menarik uang mereka.
Saat ditanya mengenai gejolak tersebut, Powell mengatakan pihaknya "mengawasi hal itu dengan sangat hati-hati" dan mengakui bahwa koreksi sedang terjadi di sektor tersebut.
"Saya enggan mengatakan apa pun yang menunjukkan bahwa kami mengabaikan risiko tersebut, tetapi kami sedang mencari keterkaitan dengan sistem perbankan dan hal-hal yang mungkin menyebabkan penularan," jelasnya. "Kami belum melihat hal itu saat ini."
(bbn)





























