Logo Bloomberg Technoz

Gelombang Protes Menentang Trump "No Kings" Pecah di AS

Redaksi
29 March 2026 11:30

Demonstran di dekat Gedung Capitol AS selama protes 'No Kings' di Washington, DC. (Sumber: Bloomberg)
Demonstran di dekat Gedung Capitol AS selama protes 'No Kings' di Washington, DC. (Sumber: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta -  Aksi protes besar terhadap pemerintahan Donald Trump berlangsung di berbagai kota di Amerika Serikat, menandai gelombang ketiga unjuk rasa “No Kings” yang sebelumnya telah menarik jutaan massa.

Mengutip laporan BBC, para demonstran mengatakan mereka memprotes kebijakan yang diterapkan Presiden AS Donald Trump, termasuk perang di Iran, penegakan imigrasi federal, serta meningkatnya biaya hidup.

“Trump ingin memerintah kami seperti seorang tiran. Tapi ini Amerika, dan kekuasaan berada di tangan rakyat—bukan di tangan calon raja atau kroni miliardernya,” kata para penyelenggara aksi demonstrasi seperti dikutip dari BBC, Minggu (29/3/2026).


“Trump ingin memerintah kami seperti seorang tiran. Tapi ini Amerika, dan kekuasaan berada di tangan rakyat—bukan di tangan calon raja atau kroni miliardernya,” kata para penyelenggara.

Sepanjang Sabtu, demonstrasi terjadi di hampir semua kota besar di AS, termasuk New York City, Washington, D.C., dan Los Angeles.