Seperti Vietnam Airlines, misalnya, maskapai tersebut berencana menangguhkan tujuh rute domestik mulai 1 April, menurut dokumen dari Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam.
Maskapai tersebut juga berencana untuk memangkas 10-20% penerbangannya per bulan pada kuartal berikutnya jika harga bahan bakar jet mencapai US$160-US$200/barel, kata dokumen tersebut.
Artinya sekitar 18% penerbangan internasionalnya dibatalkan dan hingga 26% pada rute domestik.
Selain itu, maskapai berbiaya rendah VietJet Aviation JSC juga mengurangi penerbangan di beberapa rute, dan menargetkan pengurangan total kapasitas sebesar 18% pada bulan April, termasuk pengurangan 22% pada penerbangan domestik dan pengurangan 11% pada rute internasional, kata dokumen tersebut.
Penumpang Bamboo Airways juga diperkirakan akan mengalami gangguan terbesar pada bulan April, dengan jumlah penerbangan berkurang setengahnya menjadi 15–17 penerbangan per hari.
(ain)































