Logo Bloomberg Technoz

Harga Daging Sapi Berpotensi Tetap Tinggi Sampai Kuartal II-2026

Muhammad Fikri
23 March 2026 19:20

Pedagang memotong daging sapi di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (25/3/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pedagang memotong daging sapi di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (25/3/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong Indonesia (Gapuspindo) memperkirakan harga daging sapi akan tertahan tinggi sampai kuartal II-2026.

Alasannya, harga sapi hidup dari Australia belakangan mengalami kenaikan diiringi dengan pelemahan nilai tukar rupiah.

Direktur Eksekutif Gapuspindo Djoni Liano memperkirakan tren kenaikan harga masih akan berlanjut setidaknya pada paruh pertama tahun ini.


Menurut Djoni, proyeksi itu sejalan dengan reli harga daging impor dari negara eksportir yang menjadi acuan pasar domestik.

“Untuk kuartal I dan II, prediksi saya masih sama karena harga daging impor dari negara eksportir juga naik,” kata Djoni saat dihubungi, dikutip Senin (23/3/2026).