Logo Bloomberg Technoz

“Emas berpotensi menguat kembali dalam jangka pendek,” kata Kyle Rodda, analis di Capital.com Inc., merujuk pada faktor teknikal. Namun, arah pergerakan selanjutnya sangat bergantung pada apakah Trump benar-benar merealisasikan ancamannya untuk menyerang fasilitas listrik Iran, ujarnya.

Indeks kekuatan relatif (RSI) 14 hari emas,  indikator untuk mengukur momentum turun di bawah level 30, yang oleh sebagian pelaku pasar dianggap mencerminkan kondisi jenuh jual. Data mingguan pemerintah AS yang dirilis Jumat juga menunjukkan hedge fund dan spekulan besar meningkatkan posisi beli bersih emas ke level tertinggi dalam tujuh pekan hingga 17 Maret.

Harga emas spot tercatat turun 3,3% ke US$4.343,40 per ons pada pukul 09:00 di Singapura. Perak melemah 3,4% ke US$65,61, sementara platinum dan paladium juga terkoreksi. Di sisi lain, indeks Bloomberg Dollar Spot, yang mengukur kekuatan dolar AS, naik 0,1%.

(bbn)

No more pages