Para pembicara dalam acara Sabtu itu memperingatkan agar Republik Ceko tidak mengikuti jejak Hongaria dan Slovakia—dua negara Eropa Tengah lain yang telah berselisih dengan Uni Eropa.
Babis menolak kemiripan dengan Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban atau Perdana Menteri Slovakia Robert Fico, dan sering mengambil pendekatan yang lebih pragmatis dalam berurusan dengan Brussel dibandingkan dengan kedua rekan sejawatnya.
Namun, para kritikus menyoroti usulan perubahan pendanaan media publik sebagai ancaman potensial terhadap independensi mereka.
Pemerintah berencana menghapus biaya lisensi bulanan dan akan membiayai lembaga penyiaran publik langsung dari anggaran negara, yang menimbulkan kekhawatiran tentang pengaruh politik. Para pejabat koalisi berpendapat bahwa pendanaan negara untuk media publik adalah hal yang umum di negara-negara Eropa lainnya.
Partai Babis, yang membangun kerajaan bisnis kimia dan pertanian sebelum terjun ke dunia politik lebih dari satu dekade lalu, meraih kemenangan terbesar dalam sejarah pada Pemilu Oktober lalu. Koalisi tiga partainya memegang 108 kursi di Parlemen yang beranggotakan 200 orang.
(bbn)




























