Logo Bloomberg Technoz

Pemerintahan Trump berdalih bahwa langkah ini bertujuan meningkatkan efektivitas bantuan dengan memaksimalkan efisiensi, menghentikan program yang berfokus pada isu iklim dan sosial, serta mendorong pembagian beban biaya. Namun, kebijakan ini mencerminkan pergeseran strategi Trump yang meninggalkan pola bantuan luar negeri tradisional menuju kesepakatan bilateral yang lebih bersifat transaksional.

Dengan sumber daya yang berkurang, mustahil bantuan luar negeri AS memiliki dampak kesehatan sebesar sebelumnya, kata Jeremy Konyndyk, Presiden Refugees International, sebuah kelompok advokasi yang berbasis di Washington.

"Kualitas dan level bantuannya tidak lagi sama. Ada biaya nyata dan kerusakan nyata yang terjadi karena AS kini melakukan jauh lebih sedikit," tambah Konyndyk, yang pernah menjabat posisi senior di USAID pada masa pemerintahan Biden dan Obama.

Pembubaran USAID diprediksi dapat mengakibatkan tambahan 14 juta kematian pada tahun 2030, menurut studi yang diterbitkan jurnal medis ternama, The Lancet, pada Juni lalu. Namun, pejabat Deplu menolak kesimpulan tersebut dan menyebut prakiraan itu didasarkan pada asumsi keliru bahwa AS menghentikan bantuan, padahal yang dilakukan adalah reorganisasi.

Saat ini, pemerintahan Trump telah mengalokasikan US$2 miliar kepada dana kemanusiaan PBB, meskipun mereka menghentikan pembayaran rutin kepada badan global tersebut untuk menekan pimpinan PBB agar mengurangi pengeluaran pada isu-isu sosial.

Di sisi lain, muncul laporan kontroversial dari New York Times awal pekan ini yang menyebut Deplu mempertimbangkan untuk menahan bantuan bagi penderita HIV di Zambia. Langkah ini diduga untuk menekan pemerintah Zambia agar memberikan akses lebih luas bagi AS terhadap mineral-mineral kritis di negara tersebut.

Menanggapi laporan itu, juru bicara Deplu menyoroti bantuan jangka panjang AS untuk Zambia namun juga menekankan perlunya modernisasi industri pertambangan di sana untuk menarik investasi. Hal ini mempertegas niat pemerintahan Trump untuk menggunakan bantuan luar negeri sebagai alat guna memajukan kepentingan strategis Amerika Serikat.

(bbn)

No more pages