Logo Bloomberg Technoz

Sebelumnya, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi puncak arus balik Lebaran, termasuk rekayasa lalu lintas dan penerapan sistem satu arah (one way) guna mengurai kepadatan kendaraan.

Kepala Pusat Kebijakan Keselamatan dan Keamanan Transportasi Bernadette Endah Sekar Mayashanti menyampaikan bahwa arus balik diperkirakan mulai berlangsung pada 23 Maret. 

Sejumlah skenario telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan pemudik yang kembali ke kota asal.

“Untuk arus balik yang kita perkirakan mulai dari tanggal 23, persiapan dari angkutan mudik akan ada rekayasa dan manajemen lalu lintas yang tersegara kemudian untuk moda lain juga masih tetap disiagakan seperti pada waktu mudik,” kata Bernadette di Jakarta, Rabu (19/3/2026).

Bernadette menegaskan pengaturan arus balik tidak dapat sepenuhnya mengatur waktu keberangkatan masyarakat, namun pemerintah akan berupaya mengoptimalkan pelayanan.

“Kita akan usahakan one way jadi kita bekerja keras untuk bagaimana melayani pemudik dengan baik dan untuk mencapai suatu tujuan yang sudah mereka inginkan pulang,” katanya.

Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran Terpadu, jumlah penumpang angkutan umum pada H-8 hingga H-3 mencapai 7.753.476 orang atau naik 10,95% dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan terjadi di seluruh moda transportasi, yakni kereta api sebesar 15,25%, angkutan udara 6,88%, laut 6,82%, penyeberangan 13,40%, serta angkutan darat 7,64%.

Lonjakan juga terjadi pada pergerakan kendaraan di jalan tol. Kendaraan keluar dari gerbang tol Jakarta meningkat 4,35%, sedangkan kendaraan masuk naik 14,24%. Pergerakan kendaraan di wilayah Jagotabek tercatat naik 0,97%.

(naw)

No more pages