Alhasil laba kotor tercatat sebesar US$395,26 juta setara Rp6,59 triliun, turun 31,6 % dibandingkan dengan periode 2024 yang sebesar US$577,79 juta.
Dari sisi neraca, total ekuitas ADMR meningkat dari US$1,5 miliar pada akhir 2024 menjadi sekitar US$1,71 miliar per 31 Desember 2025.
Sementara itu, liabilitas perseroan tercatat naik menjadi sekitar US$1,17 miliar. Dengan perkembangan tersebut, total aset ADMR meningkat menjadi sekitar US$2,89 miliar pada akhir 2025.
(dhf)
No more pages






























