Logo Bloomberg Technoz

Anthropic yang Teguh Pada Pendiriannya untuk Tetap Independen

News
11 March 2026 12:05

Anthropic Telah Membawa Sesuatu yang Baru ke AI (Bloomberg)
Anthropic Telah Membawa Sesuatu yang Baru ke AI (Bloomberg)

Bloomberg, Dominasi raksasa teknologi dalam perlombaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) mulai mendapat penantang serius. Anthropic, startup AI yang mengembangkan Claude, muncul sebagai rival yang berpotensi menantang tatanan industri yang selama ini dikuasai pemain besar, seperti Microsoft dan Alphabet.

Booming AI generatif sejak peluncuran ChatGPT oleh OpenAI pada 2022 lalu, mendorong lonjakan valuasi perusahaan teknologi global. Kapitalisasi pasar kelompok saham teknologi besar yang dikenal sebagai Magnificent Seven meningkat sekitar US$12 triliun dalam tiga tahun terakhir. Bahkan nilai gabungannya kini mendekati US$20 triliunn.

Pada ekosistem tersebut, sebagian besar startup AI akhirnya terserap oleh raksasa teknologi melalui investasi besar atau akuisisi, namun Anthropic menjadi pengecualiannya. 

Perusahaan yang dipimpin Dario Amodei ini memang menerima investasi besar dari perusahaan teknologi mapan. Amazon diperkirakan memegang sekitar 15%–20% saham Anthropic, sementara Google memiliki sekitar 14%.

Tetapi, berbeda dengan hubungan erat antara OpenAI dan Microsoft. Di mana model AI OpenAI terintegrasi langsung dengan layanan seperti Microsoft Copilot dan infrastruktur cloud Microsoft Azure, Anthropic tetap mempertahankan independensi dalam pengembangan produk. Model bisnis ini membuat perusahaan tersebut tidak sepenuhnya bergantung pada satu ekosistem teknologi besar.

Anthropic menempuh strategi, di mana Claude tidak menyediakan fitur pembuatan gambar, bertujuan untuk mengurangi risiko penyalahgunaan seperti deepfake. Selain itu, perusahaan berfokus pada pelanggan korporasi dibandingkan konsumen massal.

Strategi ini membantu menekan biaya komputasi besar yang biasanya dibutuhkan untuk melayani jutaan pengguna gratis. Pendekatan tersebut menempatkan Anthropic untuk menghasilkan pendapatan tahunan mendekati US$20 miliar.

Sebaliknya, CEO OpenAI Sam Altman cenderung mengambil pendekatan ekspansif dengan cepat menambahkan berbagai fitur baru ke ChatGPT, mulai dari integrasi belanja hingga layanan konsumen lainnya.

Anthropic juga menimbulkan perdebatan setelah menolak memberikan jaminan bahwa teknologinya dapat digunakan oleh United States Department of Defense untuk sistem senjata otonom atau pengawasan domestik. Langkah tersebut menegaskan posisi perusahaan yang lebih berhati-hati terhadap penggunaan AI.

Di tengah lonjakan valuasi sektor teknologi akibat euforia AI, munculnya pesaing independen seperti Anthropic dapat menjadi faktor penting yang mendorong inovasi sekaligus mengurangi dominasi raksasa Big Tech dalam menentukan arah perkembangan teknologi tersebut.