Logo Bloomberg Technoz

Komentar Trump dan laporan-laporan tersebut mempertegas fokus pemerintahan AS dalam menghancurkan armada angkatan laut Iran. Upaya ini dilakukan untuk mencegah Teheran mengganggu lalu lintas kapal tanker. Diketahui, hampir seluruh perdagangan komersial melalui Selat Hormuz terhenti total sejak perang dengan Iran pecah pada 28 Februari lalu.

Sebelumnya pada hari Selasa, Menteri Pertahanan Pete Hegseth menyatakan bahwa AS memang menargetkan kapal-kapal pemasang ranjau sebagai bagian dari kampanye melawan angkatan laut Iran. Komando Pusat AS (US Central Command) "hari ini terus memburu dan menyerang kapal-kapal pemasang ranjau serta fasilitas penyimpanan ranjau," ujar Hegseth dalam sebuah konferensi pers.

Terkait hal ini, juru bicara CIA dan Komando Pusat AS menolak memberikan komentar. Berdasarkan data terbaru dari Badan Intelijen Pertahanan (DIA) tahun 2019, diperkirakan Iran memiliki lebih dari 5.000 ranjau laut yang dapat disebarkan dengan cepat menggunakan kapal-kapal kecil berkecepatan tinggi.

(bbn)

No more pages