Logo Bloomberg Technoz

“Atau kita bikin mandatori untuk bensin dan itu lebih bersih. Jadi ada beberapa langkah yang akan kita lakukan. Sudah barang tentu dengan kondisi yang ada, pemerintah berpikir untuk mencari alternatif-alternatif terbaik dalam rangka menjaga pasokan energi nasional,” ujar Bahlil.

Kapasitas produksi biofuel di kilang Indonesia./dok. BMI

Harga Pertalite

Dalam kesempatan itu, Bahlil juga mengklaim harga BBM bersubsidi Pertalite dan Solar tidak bakal mengalami kenaikan harga setidaknya hingga Idulfitri 2026, meskipun harga minyak mentah dunia sudah menembus level US$100/barel.

Bahlil menyatakan Kementerian ESDM sedang melakukan kajian ihwal dampak kenaikan harga minyak mentah dunia tersebut terhadap harga BBM domestik.

Akan tetapi, dia memastikan harga BBM bersubsidi bakal tetap ditahan pemerintah dalam periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Selain itu, dia mengklaim stok BBM Indonesia dalam kondisi yang terjaga.

“Problemnya kita sekarang bukan di stok, stok enggak ada masalah, sudah ada semuanya. Kita itu sekarang tinggal di harga. Nah kita lagi akan meng-exercise untuk melakukan langkah-langkah yang komprehensif,” ujar Bahlil.

“Namun, sekali lagi saya pastikan agar masyarakat tidak usah merasa gimana menyangkut dengan harga, karena sampai dengan hari raya ini insyallah enggak ada kenaikan harga BBM untuk subsidi,” lanjut dia.

Harga minyak mentah dunia mulai bergerak melampaui angka US$100/barel.

Lonjakan ini dipicu oleh kebijakan sejumlah produsen utama Timur Tengah yang mulai memangkas produksi, hampir lumpuhnya jalur pelayaran di Selat Hormuz, serta ancaman Amerika Serikat (AS) untuk memperluas cakupan konflik yang kini telah mengguncang pasar energi global.

Pada hari ini, harga minyak jenis Brent melonjak hingga 20% ke posisi US$111,04/barel pada pembukaan perdagangan, sementara West Texas Intermediate (WTI) melambung hingga 22%. 

Harga minyak dunia. (Sumber: Bloomberg)

Uni Emirat Arab (UEA) dan Kuwait telah mulai mengurangi produksi karena fasilitas penyimpanan mereka terisi penuh dengan cepat akibat penutupan Selat Hormuz. Langkah serupa telah dilakukan Irak yang mulai menghentikan sebagian produksinya sejak pekan lalu.

Sekadar catatan, berdasarkan data Kementerian ESDM per akhir pekan lalu, status cadangan BBM nasional tercatat tahan selama 23 hari, masih di bawah standar Badan Energi Nasional atau International Energy Agency (IEA) 90 hari cadangan minyak mentah atau produk BBM.

Kementerian ESDM menegaskan kapasitas cadangan minyak mentah Indonesia saat ini hanya cukup untuk 25 hari, dengan begitu pemerintah berencana membangun tangki penyimpanan minyak mentah tambahan untuk meningkatkan stok BBM nasional.

Adapun, Kementerian ESDM sebelumnya menargetkan mandatori bensin dengan campuran etanol 20% atau E20 diimplementasikan pada 2028.

Sementara B50, Kementerian ESDM mengupayakan mandatori campuran fatty acid methyl ester (FAME) sebesar 50% dalam solar tersebut dilakukan pada semester II-2026.

(azr/wdh)

No more pages