Bitcoin Akhir Pekan Terseret di Zona Merah, Intip Proyeksi Senin
Redaksi
09 March 2026 12:43

Bloomberg Technoz, Jakarta - Laju pelemahan Bitcoin terjadi cukup dalam pada akhir pekan kemarin hingga catatan kinerja aset kripto paling berharga di dunia ini terlempar dari zona US$70.000.
Dalam pergerakan harian, Bitcoin memang berupaya bangkit dengan bullish terbatas 0,4% akan tetapi belum mampu mencapai posisi terbaik dalam 7 hari terakhir di US$73.669,78 atau setara Rp1,25 miliar.
Pergerakan BTC hingga pukul 12.10 hari Senin (9/3/2026) beredar pada posisi US$67.144 (sekitar Rp1,14 miliar). Ini artinya Bitcoin makin menjauh atau nyaris 50% dibandingkan rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) nyaris gapai US$127.000 pada awal Oktober 2025.
Memasuki periode akhir kuartal pertama 2026 Bitcoin tidak secemerlang tahun lalu dengan kinerja ‘merah’ 22%, bahkan secara secara year to date (ytd) jatuh lebih dalam sekitar 23,17%, dalam catatan CoinGecko.
Pergerakan Bitcoin kali ini amat terkait dengan kondisi geopolitik dunia yang telah melambungkan harga energi. Volatilitas berantai mulai dari minyak hingga pasar ekuitas bakal diikuti oleh aset-aset berisiko tinggi, termasuk kripto.































