AS Tarik Seluruh Pejabat dan Staf Kedutaan di Arab Saudi
News
09 March 2026 08:30

María Paula Mijares Torres - Bloomberg News
Bloomberg, New York Times melaporkan sejumlah pejabat dan mantan pejabat Amerika Serikat mengatakan Departemen Luar Negeri telah memerintahkan karyawan dan diplomat AS di Arab Saudi untuk meninggalkan negara tersebut. Kebijakan ini dikeluarkan sebagai respons usai meningkatnya ekskalasi di Teluk Arab -- perang Iran melawan AS dan Israel belum nampak akan berakhir.
Kebijakan ini merupakan kali pertama Departemen Luar Negeri menyetujui “evakuasi wajib” pada kantor perwakilannya sejak serangan pertama AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari lalu.
Staf pemerintah AS yang bertugas di pos-pos diplomatik di Arab Saudi sebenarnya telah menerima pilihan untuk secara sukarela segera meninggalkan negara tersebut bersama keluarganya. Namun, opsi tersebut kini berubah menjadi wajib dilakukan.
Evakuasi wajib dari Kedutaan Besar AS di Riyadh, Arab Saudi, dilakukan setelah serangkaian serangan Iran yang menargetkan kompleks diplomatik dan wilayah sekitarnya. Kedutaan tersebut mengalami serangan drone yang melibatkan dua pesawat tak berawak, menurut pernyataan Kementerian Pertahanan Arab Saudi, Selasa lalu.





























