Airlangga Soal Potensi Kenaikan Harga Minyak: Akan Beli dari AS
Redaksi
02 March 2026 15:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto mengatakan bahwa perang antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran mau tak mau mempengaruhi harga minyak mentah.
Ketidakpastian tersebut meluas terlebih dengan sudah ditutupnya Selat Hormuz yang menjadi jalur transportasi minyak global. Sebagai informasi, Selat Hormuz membawa 20% minyak global.
“Diperkirakan pasokan akan terganggu dan harga WTI per hari ini sudah US$73 dollar [per barrel]” aku Airlangga dalam CNN Indonesia Economic Forum 2026, Senin (2/3/2026).
Meski demikian Airlangga mengatakan bahwa pemerintah Indonesia tak perlu khawatir karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menganggarkan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) sebesar US$70 per barel.
Selain itu, Airlangga mengatakan dengan adanya kesepakatan dagang timbal balik atau Agreement on Reciprocal Trade (ART), Indonesia juga akan membeli minyak dengan Amerika Serikat.































