Logo Bloomberg Technoz

IHSG Rawan Koreksi Imbas Eskalasi Konflik di Timur Tengah

Redaksi
02 March 2026 07:10

Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sejumlah analis memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rawan terkoreksi imbas eskalasi konflik di Timur Tengah.

Senior Technical Analyst Sucor Sekuritas Reyhan Pratama mengatakan investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko tinggi di tengah ketegangan geopolitik global yang meningkat.

“Biasanya, ketika tensi geopolitik meningkat, pelaku pasar cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko dan melakukan aksi profit taking,” kata Reyhan saat dihubungi, Senin (2/3/2026).


Konsekuensinya, kata Reyhan, volatilitas di indeks komposit berpeluang meningkat.

“Secara teknikal support yang bisa diperhatikan jika terjadi penurunan ada di 8.025, 7.861 hingga 7.500,” kata Reyhan.