Sensus Ekonomi 2026: BPS Survei 30 Juta Pengusaha, Metode Baru
Mis Fransiska Dewi
25 February 2026 14:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) akan mensurvei lebih dari 30 juta pelaku usaha dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung pada Mei hingga Juli 2026. Tahun ini, BPS menyiapkan anggaran Rp1,3 triliun untuk pelaksanaan sensus ekonomi yang dilakukan setiap 10 tahun sekali tersebut.
Sekretaris Utama BPS Zulkipli menuturkan sensus ekonomi yang diadakan ke-5 ini akan mengadopsi pendekatan baru demi memotret transformasi dan struktur ekonomi Indonesia pascapandemi Covid-19, seperti perkembangan ekonomi digital yang banyak belum terekam data statistik.
Zulkipli menyampaikan basis data statistical business register BPS saat ini mencatat jumlah badan usaha di Indonesia telah melampaui angka 30 juta, mulai dari skala mikro hingga makro. Untuk mensurvei seluruh entitas tersebut, BPS menyadari perlunya evaluasi dari empat Sensus Ekonomi terdahulu.
"Kali ini kami tidak ingin mengulang kesalahan dari empat sensus sebelumnya. Pendekatannya akan sedikit berbeda. Kami akan mengedepankan bantuan dan sinergi dari kementerian/lembaga, seluruh asosiasi sejak awal kick-off untuk berkoordinasi dengan responden di seluruh Indonesia," kata dia dalam Kick Off Sensus Ekonomi, Rabu (25/2/2026).
Dia juga menyoroti saat ini terdapat pergeseran struktur dan perilaku ekonomi yang menjadi tantangan utama. Dia mencontohkan anomali fenomena ihwal banyaknya pusat perbelanjaan dan ruko yang kosong, tetapi di saat bersamaan mobilitas masyarakat dan perputaran arus ekonomi tetap terakselerasi tinggi.





























