Logo Bloomberg Technoz

Bursa Asia Siap Menguat Usai Sektor Teknologi Wall Street Bangkit

News
25 February 2026 06:30

Ilustrasi aktivitas pekerja pada perdagangan bursa Asia. (Dok Bloomberg)
Ilustrasi aktivitas pekerja pada perdagangan bursa Asia. (Dok Bloomberg)

Rob Verdonck - Bloomberg News

Bloomberg, Bursa saham Asia diprediksi akan menguat pada perdagangan hari ini, mengikuti reli perusahaan teknologi di Wall Street yang berhasil meredam kecemasan investor terkait dampak disrupsi kecerdasan buatan (AI).

Kontrak berjangka indeks saham memberi sinyal pembukaan yang solid di Sydney, Tokyo, dan Hong Kong. Di Amerika Serikat, kebangkitan saham-saham perangkat lunak yang sempat terpuruk mendorong Nasdaq 100 naik 1,1%. Sementara itu, S&P 500 juga menguat didorong oleh perbaikan kepercayaan konsumen. Di pasar lain, obligasi jangka pendek mencatatkan kinerja kurang memuaskan, sementara emas dan minyak dunia kompak melemah.


Saham Advanced Micro Devices Inc (AMD) melonjak sekitar 9% setelah Meta Platforms Inc berencana menggelontorkan miliaran dolar untuk membeli perangkat mereka. Sentimen positif ini muncul hanya beberapa pekan setelah Anthropic PBC sempat memicu kekacauan pasar melalui perilisan alat yang mempertanyakan eksistensi model bisnis konvensional di era AI. Kini, perusahaan rintisan tersebut justru menyatakan akan memperluas jangkauan chatbot Claude ke sektor-sektor baru.

Adam Crisafulli dari Vital Knowledge mengatakan bahwa Anthropic kini menekankan bagaimana Claude berfungsi untuk berintegrasi, alih-alih menggantikan sistem yang sudah ada.