Logo Bloomberg Technoz

Harga Minyak Menguat Jelang Perundingan AS-Iran di Jenewa

News
25 February 2026 08:10

Ilustrasi harga minyak dunia. (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi harga minyak dunia. (Dok: Bloomberg)

Nicholas Lua - Bloomberg News

Bloomberg, Harga minyak dunia merangkak naik seiring langkah para pelaku pasar menimbang peluang tercapainya kesepakatan nuklir antara Amerika Serikat (AS) dan Iran menjelang perundingan hari Kamis (26/2). Di sisi lain, pengerahan pasukan militer AS secara besar-besaran di Timur Tengah terus membuat pasar berada dalam kondisi waspada.

Minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) berada di kisaran US$66 per barel setelah ditutup melemah 1% pada sesi sebelumnya. Sementara itu, minyak jenis Brent menetap di bawah level US$71 per barel. Kabar terbaru menyebutkan Menteri Luar Negeri Marco Rubio bersama Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) telah memberikan pengarahan kepada para pimpinan legislatif mengenai situasi Iran pada Selasa kemarin, di tengah spekulasi serangan militer akibat penumpukan pasukan.


Donald Trump menyatakan pekan ini bahwa dirinya tetap memprioritaskan jalur diplomasi. Meski demikian, ia memperingatkan bahwa kegagalan kesepakatan akan menjadi kabar "sangat buruk" bagi Teheran. Pasar minyak sangat sensitif terhadap berita utama terkait Iran. Harga sempat menguat pada awal tahun ini meskipun ada ekspektasi luas bahwa lonjakan pasokan global akan menekan harga di masa depan.

Utusan khusus Trump, Steve Witkoff, bersama menantu Trump, Jared Kushner, dijadwalkan bertemu kembali dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi untuk pembicaraan lebih lanjut di Jenewa pada Kamis mendatang.