Pfizer telah berupaya keras mengejar para pemimpin di pasar penurunan berat badan, setelah menggelontorkan US$10 miliar untuk mengakuisisi startup obesitas Metsera Inc., menyusul persaingan penawaran dengan Novo Nordisk A/S. Pada akhir tahun lalu, perusahaan ini juga melisensikan obat eksperimental dari unit milik Shanghai Fosun Pharmaceutical Group Co..
Dalam upaya membangun kembali bisnisnya setelah pandemi, Pfizer berada di bawah tekanan untuk menemukan sumber pendapatan baru karena banyak obat andalannya menghadapi persaingan yang meningkat, sementara upaya awalnya untuk memasuki pasar obesitas tidak membuahkan hasil.
Kesepakatan dengan Hangzhou Sciwind Bioscience Co. juga dapat mendongkrak bisnis Pfizer Inc. di China, yang menyumbang 4% dari total pendapatan pada 2024 namun telah melalui beberapa putaran restrukturisasi dalam beberapa tahun terakhir, menurut laporan media lokal. Di pasar obesitas China, Pfizer akan bersaing dengan perusahaan farmasi global maupun pesaing lokal seperti Innovent Biologics Inc..
Obat Sciwind bekerja dengan cara yang mirip dengan Novo Nordisk A/S melalui produk Ozempic — yakni dengan meniru efek hormon alami bernama GLP-1 yang mengatur kadar gula darah dan nafsu makan. Namun, obat ini memiliki struktur yang sedikit berbeda yang diyakini perusahaan membuatnya lebih efektif dan lebih aman dibandingkan agonis reseptor GLP-1 lainnya. Dalam studi tahap akhir, ecnoglutide memicu penurunan berat badan yang sebanding dengan Zepbound milik Eli Lilly and Company.
Berdasarkan kesepakatan dengan Pfizer, Sciwind tetap akan bertanggung jawab atas pengembangan, pendaftaran, produksi, dan pasokan obat tersebut.
(bbn)






























