Logo Bloomberg Technoz

Alhasil, Laba kotor relatif stagnan di Rp204,7 miliar, dibandingkan Rp204,8 miliar pada tahun sebelumnya. Namun, EBITDA turun 71,9% YoY menjadi Rp71,4 miliar dari Rp254,0 miliar pada 2024, sejalan dengan penurunan laba bersih.

Dari sisi neraca, ekuitas tercatat Rp4,78 triliun pada 2025, melemah tipis 0,09% dibandingkan 2024 sebesar Rp4,79 triliun. Liabilitas meningkat menjadi Rp1,83 triliun dari Rp1,70 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Total aset naik 1,89% menjadi Rp6,61 triliun pada 2025, dari Rp6,49 triliun pada 2024. Sementara itu, kas dan setara kas meningkat menjadi Rp150,42 miliar, dibandingkan Rp98,34 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sebagai informasi, PT Astra International Tbk (ASII) telah merampungkan akuisisi mayoritas saham MMLP pada 30 September 2025. Transaksi dilakukan melalui PT Saka Industrial Arjaya (SIA), entitas anak terkonsolidasi yang seluruh sahamnya dimiliki secara tidak langsung oleh Astra.

Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, per 30 September 2025 SIA resmi menjadi pemegang sekitar 83,67% saham dari modal ditempatkan dan disetor MMLP. Pengambilalihan tersebut merujuk pada perjanjian jual beli saham bersyarat tertanggal 21 Juli 2025 antara SIA dan sejumlah pemegang saham, termasuk PT Suwarna Arta Mandiri selaku pemegang saham mayoritas, Bridge Leed Limited sebesar 17,51%, serta beberapa pemegang saham minoritas lainnya.

(dhf)

No more pages