Logo Bloomberg Technoz

Perusahaan Rusia itu telah sepakat menjual sebagian besar portofolio internasionalnya kepada Carlyle Group pada Januari, meski kesepakatan tersebut bersifat tidak mengikat dan tidak eksklusif.

Kesepakatan Chevron akan berlaku setelah mendapat persetujuan dari Dewan Menteri Irak, dan sejumlah tahapan bergantung pada persetujuan lain, termasuk dari Office of Foreign Assets Control di bawah Departemen Keuangan AS, kata Chevron pada Senin.

Pekan lalu, Irak menyetujui proses penyelesaian yang akan membuat Lukoil mengalihkan operasi ladang minyak tersebut kepada Basra Oil yang dikelola negara.

Kementerian Perminyakan Irak tahun lalu menyatakan tengah mendekati perusahaan-perusahaan AS untuk mengambil alih kepemilikan mayoritas di West Qurna 2.

Langkah terhadap West Qurna 2 ini merupakan bagian dari peningkatan fokus Chevron ke Timur Tengah dalam beberapa bulan terakhir.

Perusahaan tersebut sebelumnya menandatangani kesepakatan untuk proyek Nasiriyah di Irak selatan, beberapa bulan sebelum pesaingnya dari AS, Exxon Mobil Corp., meneken perjanjian serupa untuk mengkaji ladang raksasa Majnoon.

Lukoil memperoleh hak atas West Qurna 2 pada 2009. Ladang yang berlokasi sekitar 65 kilometer (40 mil) barat laut Basra di Irak selatan itu saat ini memproduksi sekitar 480.000 barel per hari, setara sekitar 10% dari total produksi negara tersebut.

Irak merupakan produsen terbesar kedua di Organization of Petroleum Exporting Countries dan pemasok besar bagi Asia serta Eropa.

(bbn)

No more pages