Logo Bloomberg Technoz

Ia menambahkan bahwa setiap negosiasi ulang akan memerlukan “pembahasan yang menyeluruh dan hati-hati.”

Komentar Onodera merupakan pernyataan publik pertama dari anggota senior LDP setelah Mahkamah Agung memutuskan bahwa tarif yang disebut Trump sebagai tarif timbal balik (reciprocal tariffs) adalah ilegal. Trump kemudian mengecam putusan tersebut dengan memberlakukan tarif baru sebesar 10% terhadap barang asing pada Jumat, sebelum menaikkannya menjadi 15% pada Sabtu.

Gejolak terkait tarif Trump ini terjadi sebulan sebelum Perdana Menteri Sanae Takaichi dijadwalkan terbang ke Washington untuk bertemu dengan Trump dan menegaskan kembali bahwa perjanjian dagang berjalan sesuai rencana.

Perjanjian dagang yang disepakati musim panas lalu menurunkan tarif mobil menjadi 15% dari 27,5% sebagai imbalan atas pembentukan dana investasi sebesar US$550 miliar untuk investasi ke Amerika Serikat.

Gelombang awal proyek yang diumumkan awal pekan ini oleh Trump mencakup investasi dalam proyek infrastruktur data, terminal minyak laut dalam, serta fasilitas produksi berlian sintetis untuk semikonduktor, semuanya berbasis di AS.

Onodera mengatakan wajar jika perusahaan mengajukan pengembalian dana tarif, namun menambahkan bahwa rincian pengembalian tersebut akan diputuskan di pengadilan.

“Saya khawatir dunia usaha akan semakin menjauh dari AS jika situasi domestik di sana tetap sekacau ini,” tambahnya.

(bbn)

No more pages