Logo Bloomberg Technoz

Sekadar catatan, pada 2 April 2025, Presiden AS, Donald Trump mengumumkan pengenaan tarif timbal balik atau resiprokal kepada seluruh negara mitra dagangnya.

Sebagai salah satu negara mitra dagang, Indonesia pada awalnya dikenakan tarif sebesar 32%. Namun, hingga 22 Juli 2025, pihak Gedung Putih mengumumkan lembar fakta kesepakatan bahwa "Indonesia akan membayar tarif timbal balik kepada Amerika Serikat sebesar 19%."

Lebih lanjut, dalam forum bisnis yang dihadiri kalangan pengusaha kamar dagang AS ini, Prabowo juga menekankan pentingnya hubungan historis kedua negara. Ia menyebut Indonesia tidak pernah melupakan peran AS dalam mendukung perjuangan kemerdekaan pada periode 1945-1949.

"Sepanjang sejarah awal kami, Amerika Serikat membantu kami pada masa-masa krisis. Kami selalu mengajarkan generasi muda untuk tidak melupakan sahabat yang hadir di saat kami membutuhkan," ungkapnya.

Oleh karenanya Prabowo menegaskan, meski Indonesia menganut politik luar negeri non-blok, pemerintah tetap berkomitmen menjaga kemitraan strategis dengan AS.

"Kami menghormati semua kekuatan besar dan berupaya menjadi jembatan atau honest broker di antara mereka," terangnya. 

(prc/roy)

No more pages