Logo Bloomberg Technoz

Bercocok Tanam Ala Metode 'Containter Farming'

Andrean Kristianto
03 January 2024 17:21

Pekerja merawat tanaman hidropinik di dalam kontainer di Agro Edukasi Wisata, Ragunan, Rabu (3/1/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Pekerja merawat tanaman hidropinik di dalam kontainer di Agro Edukasi Wisata, Ragunan, Rabu (3/1/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Metode container farming merupakan inovasi bercocok tanam pemanfaatan teknologi meningkatkan kualitas pertanian (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Metode container farming merupakan inovasi bercocok tanam pemanfaatan teknologi meningkatkan kualitas pertanian (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Metode ini memungkinkan pertumbuhan tanaman dengan kualitas yang lebih baik  (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Metode ini memungkinkan pertumbuhan tanaman dengan kualitas yang lebih baik (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Keunggulan metode ini salah satunya adalah kecepatan masa tanam. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Keunggulan metode ini salah satunya adalah kecepatan masa tanam. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Tanaman yang ditanam di container farming mendapatkan suhu dari sistem pendingin udara yang selalu aktif. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Tanaman yang ditanam di container farming mendapatkan suhu dari sistem pendingin udara yang selalu aktif. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Kontainer ini dirancang dengan rak-rak khusus untuk tanaman hidroponik, dilengkapi dengan lampu Grow Light LED. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Kontainer ini dirancang dengan rak-rak khusus untuk tanaman hidroponik, dilengkapi dengan lampu Grow Light LED. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Kontainer yang selalu tertutup menjadikan tanaman higienis dan steril terhadap ancaman hama dan penyakit. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Kontainer yang selalu tertutup menjadikan tanaman higienis dan steril terhadap ancaman hama dan penyakit. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Tanaman pakcoy yang biasanya masa tanam 30-45 hari hingga panen, jika dengan container farming hanya 25-30 hari.(Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Tanaman pakcoy yang biasanya masa tanam 30-45 hari hingga panen, jika dengan container farming hanya 25-30 hari.(Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Pekerja merawat tanaman hidropinik di dalam kontainer di Agro Edukasi Wisata, Ragunan, Rabu (3/1/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Metode container farming merupakan inovasi bercocok tanam pemanfaatan teknologi meningkatkan kualitas pertanian (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Metode ini memungkinkan pertumbuhan tanaman dengan kualitas yang lebih baik  (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Keunggulan metode ini salah satunya adalah kecepatan masa tanam. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Tanaman yang ditanam di container farming mendapatkan suhu dari sistem pendingin udara yang selalu aktif. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Kontainer ini dirancang dengan rak-rak khusus untuk tanaman hidroponik, dilengkapi dengan lampu Grow Light LED. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Kontainer yang selalu tertutup menjadikan tanaman higienis dan steril terhadap ancaman hama dan penyakit. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Tanaman pakcoy yang biasanya masa tanam 30-45 hari hingga panen, jika dengan container farming hanya 25-30 hari.(Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ketika memiliki lahan sempit, bukan berarti mustahil untuk menanam beragam bunga, sayuran, atau tanaman herbal dengan kualitas terbaik. Salah satunya adalah dengan mengadopsi metode container farming.

Metode container farming merupakan pendekatan inovatif dalam bercocok tanam yang menitikberatkan pada pemanfaatan teknologi terkini untuk meningkatkan kualitas hasil pertanian. Metode ini memungkinkan pertumbuhan tanaman dengan kualitas yang lebih baik karena adanya kontrol yang ketat terhadap lingkungan pertumbuhan.

Tanaman yang ditanam dalam metode container farming mendapatkan suhu yang stabil karena dihasilkan oleh sistem pendingin udara yang selalu aktif dan terkontrol, menjadikan lingkungan lebih higienis dan steril terhadap ancaman hama dan penyakit yang kerap menghantui pertanian konvensional. Kontainer ini dirancang dengan rak-rak khusus untuk tanaman hidroponik, dilengkapi dengan lampu Grow Light LED yang berfungsi sebagai pengatur cahaya dan sinar UV.

Keunggulan metode ini salah satunya adalah kecepatan masa tanam. Pada udara terbuka, sayuran hidroponik seperti pokcoy mempunyai masa tanam 30-45 hari hingga panen. Sedangkan di dalam kontainer, waktu tanam bisa dipangkas hanya 25-30 hari.

(dre/ain)