
Krisis Plastik Efek Hormuz, Telanjangi Kerentanan Industri Domestik
Yustinus Andri Dwi Putranto
08 May 2026 13:27

Artikel ini termasuk dalam Bloomberg Businessweek Indonesia Edisi Mei 2026
Bloomberg Businessweek Indonesia, Jakarta - Pembukaan lagi Selat Hormuz oleh Iran pada 18 April 2026, usai kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon, sempat membuat para pengusaha anggota Asosiasi Industri Olefin Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas), bernapas lega. Pembukaan selat vital itu, menurut Fajar Budiono yang menjabat sekretaris asosiasi, memberi harapan akan meredanya tekanan yang dihadapi para pengusaha plastik, setelah lebih dari sebulan merasakan getah konflik yang melibatkan Amerika Serikat (AS) tersebut.
Untuk membuka akses penuh Bloomberg Businessweek Indonesia, silahkan Login atau Register akun Bloomberg Technoz terlebih dahulu
(yan/bbw)













