Logo Bloomberg Technoz

Hadis lain dari Nafi RA menyatakan, “Aku bertanya kepada Ummu Salamah (istri Nabi SAW) mengenai seseorang yang bangun pagi dalam keadaan junub dan ia hendak berpuasa? Ia menjawab: Rasulullah SAW bangun pagi dalam keadaan junub karena bersetubuh, bukan karena mimpi basah, kemudian beliau mandi besar dan menyempurnakan puasanya.” HR Ibnu Majah.

Riwayat berikutnya dari Aisyah RA berbunyi, “Nabi SAW bermalam dalam keadaan junub, kemudian datanglah Bilal, maka ia melakukan adzan untuk shalat, kemudian Nabi SAW bangun dan mandi besar. Aku melihat tetesan air dari rambut kepala beliau, kemudian beliau keluar (untuk shalat) sehingga aku mendengar suara beliau dalam shalat subuh.” HR Ibnu Majah.

Terkait riwayat tersebut, Mutharif pernah menanyakan kepada Amar apakah peristiwa itu terjadi pada bulan Ramadhan. Amar menjawab bahwa hukumnya sama, baik pada bulan Ramadhan maupun di luar Ramadhan.

Niat Mandi Menjelang Puasa Ramadhan

Berdasarkan buku Tuntunan Lengkap Salat Wajib, Sunah, Doa dan Dzikir karya Zakaria R. Rachman, terdapat bacaan niat yang dapat dibaca ketika hendak mandi sebelum memasuki puasa Ramadhan.

Mandi tersebut terbagi menjadi dua jenis, yakni mandi besar sunnah menjelang Ramadhan dan mandi wajib bagi yang memiliki hadas besar.

Bacaan Niat Mandi Sunnah

Berikut bacaan niat mandi besar sunnah sebelum Ramadhan:

نَوَيْتُ أَدَاءَ اْلغُسْلِ اْلمَسْنُوْنِ لِيْ فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ رَمَضَانَ لله تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu adâ’al ghuslil masnûni lî fî hadzihil lailatil min romadhona lillâhi ta’âlâ.

Artinya: Aku berniat menjalankan mandi yang disunnahkan kepadaku pada malam ini di bulan Ramadhan karena Allah Ta’ala.

Bacaan Niat Mandi Wajib

Adapun niat mandi wajib sebelum puasa Ramadhan adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari minal janabati fardhan lillahi ta’ala.

Artinya: Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu karena Allah ta’ala.

Rukun dan Sunnah Mandi Wajib

Mandi wajib merupakan bagian dari thaharah atau proses penyucian diri. Caranya dengan mengalirkan dan meratakan air ke seluruh permukaan tubuh disertai niat menghilangkan hadas besar.

Rukun Mandi Wajib

Berikut rukun yang harus dipenuhi dalam mandi wajib:

  • Berniat untuk menghilangkan hadas besar.

  • Mengguyur air ke seluruh tubuh hingga merata, termasuk rambut dan kulit kepala.

  • Membersihkan najis yang menempel pada tubuh.

Sunnah Mandi Wajib

Adapun amalan sunnah yang dianjurkan saat mandi wajib meliputi:

  • Membaca bismillahirrahmanirrahim sebelum memulai mandi.

  • Membasuh kedua tangan sebanyak tiga kali.

  • Membersihkan kemaluan hingga benar-benar suci.

  • Berwudhu seperti ketika hendak salat.

  • Mendahulukan bagian tubuh sebelah kanan.

  • Menggosok seluruh tubuh agar bersih dan memastikan tidak ada kotoran yang tertinggal.

Mandi sebelum puasa Ramadhan merupakan amalan sunnah yang memiliki landasan hadis sahih. Praktik ini bertujuan untuk menyucikan diri sekaligus memperkuat niat dalam menjalani ibadah puasa.

Mengetahui bacaan niat, rukun, dan sunnah mandi wajib menjadi bagian penting dari persiapan menyambut bulan suci. Dengan kondisi suci dan bersih, ibadah puasa diharapkan dapat dijalankan secara maksimal dan penuh keikhlasan.

(seo)

No more pages