Logo Bloomberg Technoz

Rencanannya, penghentian impor bensin itu dilakukan pada akhir 2027 mendatang. Adapun, bensin RON 90 yakni BBM bersubsidi Pertalite bakal tetap diimpor.

Tumpukan tebu./Bloomberg- Carla Gottgens

Bahlil menyatakan keputusan terkait dengan penyetopan impor sejumlah jenis BBM tersebut akan diambil oleh Kementerian ESDM pada akhir 2027.

“Kita akan dorong, terakhir nanti kita tinggal impor crude-nya saja, barang-barang jadinya semua ada di dalam negeri, termasuk avtur,” kata Bahlil.

“Avtur kita akan dorong 2026 itu kita tidak lagi melakukan impor,” tuturnya.

Migrasi Konsumsi

Peneliti energi independen Akhmad Hanan mewaspadai adanya migrasi konsumsi bensin nonsubsidi masyarakat ke produk bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi Pertalite ketika mandatori bensin campuran bioetanol diimplementasikan.

Alasannya, bensin dengan campuran bioetanol seperti E10 hingga E20 memiliki harga jual yang lebih tinggi dibandingkan dengan produk bensin RON 95 maupun RON 98 yang dijual di pasaran.

“Terkait dengan potensi peralihan konsumsi ke BBM subsidi seperti Pertalite, risiko tersebut memang ada apabila harga jual bensin bioetanol berada di atas BBM nonsubsidi lain atau selisihnya dirasa memberatkan masyarakat,” kata Akhmad ketika dihubungi, Sabtu (24/1/2026).

Dia memandang masyarakat sangat sensitif terhadap harga, sehingga jika mandatori bioetanol dilakukan tanpa pengaturan yang tepat maka konsumsi BBM subsidi justru berpotensi meningkat dan menambah beban fiskal pemerintah.

Untuk itu, dia mendorong agar pemerintah dapat menekan harga jual bensin campuran bioetanol dengan melakukan intervensi secara langsung.

Dia menyarankan pemerintah memberikan insentif fiskal atau nonfiskal untuk produksi bioetanol, agar harga komoditas tersebut bisa semakin murah.

(naw)

No more pages