"Ini mencerminkan stimulus ekonomi yang tepat sasaran, stabilitas harga, serta peningkatan mobilitas akibat libur hari besar keagamaan nasional dan aktivitas ekonomi masyarakat," ujarnya.
Kemudian, konsumsi organisasi lembaga kemasyarakatan juga tumbuh tinggi 5,13%. Hal ini, menurut dia, cermin dari peningkatan kegiatan sosial dan kebijakan bencana yang responsif.
Selanjutnya, realisasi investasi tumbuh signifikan 5,09%, secara khusus pada kuartal IV-2025 tumbuh 4,55%. Kemudian, ekspor tumbuh di angka 7,03% dan didukung oleh peningkatan nilai dan volume ekspor.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hasilnya, ekonomi Nusantara tumbuh di atas 5% untuk kuartal IV-2025.
Pada Kamis (5/2/2026), BPS melaporkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) adalah Rp 6.147,2 triliun pada kuartal IV-2025. Tumbuh 5,39% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Lebih tinggi ketimbang pertumbuhan kuartal III-2025 yang sebesar 5,04% yoy.
Dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter-to-quarter/qtq), ekonomi Indonesia naik 0,86% pada kuartal IV-2025.
"IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2025 secara global di 3,3%. Negara berkembang tumbuh 4,4%. Relatif lebih tinggi dari capaian global," kata Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala BPS, dalam jumpa pers di kantornya, Kamis (5/2/2026).
Kinerja perdagangan global pada kuartal IV-2025 tetap tumbuh. Secara umum, harga komoditas utama terlihat gas alam dan bijih besi naik sementara minyak sawit dan batu bara mengalami penurunan.
Dari sisi domestik, kinerja perekonomian pada kuartal IV-2025 menunjukkan penjualan ritel tumbuh baik. Transaksi online naik 12,2% qtq.
Aktivitas produksi menunjukkan ekspansi. Produksi padi tumbuh 7,27% yoy pada kuartal IV-2025 Realisasi investasi pada kuartal IV-2025 tumbuh 9,74% yoy dan 12,66% secara kumulatif.
Sebelumnya, konsensus pasar yang dihimpun Bloomberg menghasilkan median proyeksi pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2-2025 di 5,1% yoy. Secara kuartalan, ekonomi diperkirakan tumbuh 0,65%.
(lav)



























