Asal-Usul Tiffany & Co Usai Gerai di RI Disegel Bea Cukai
Dinda Decembria
13 February 2026 08:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Toko perhiasan mewah Tiffany & Co menjadi sorotan setelah salah satu gerainya di Indonesia disegel oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kantor Wilayah Jakarta. Tiffany & Co sendiri merupakan brand perhiasan ternama asal Amerika Serikat.
Mengacu pada situs resmi perusahaan, Tiffany & Co sudah berdiri sejak 1837. Perusahaan ini didirikan oleh Charles Lewis Tiffany bersama John B. Young di New York dan berkembang menjadi salah satu rumah perhiasan paling bergengsi di dunia.
Nama Tiffany semakin mendunia setelah dikenakan Audrey Hepburn dalam film Breakfast at Tiffany's. Sejak saat itu citra elegan dan eksklusif brand ini semakin kuat di pasar global, khususnya pada segmen perhiasan mewah.
Sejak Januari 2021, Tiffany & Co resmi berada di bawah konglomerasi mewah Prancis LVMH Moët Hennessy Louis Vuitton melalui akuisisi senilai US$15,8 miliar. Grup tersebut dipimpin miliarder Bernard Arnault, salah satu orang terkaya di dunia, dengan Tiffany tetap beroperasi sebagai maison independen dalam portofolionya.
Setelah proses akuisisi rampung, putra Bernard, Alexandre Arnault, dipercaya menjadi Executive Vice President Tiffany & Co. Ia bertanggung jawab pada strategi komunikasi serta pengembangan produk guna memperkuat citra modern brand tersebut.





























