Purbaya Ungkap Ekonomi Jerman Lebih 'Syariah' dari Indonesia
Pramesti Regita Cindy
13 February 2026 07:45

Bloomberg Technoz, Jakarta -Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai praktik ekonomi syariah sejatinya bukan soal label, melainkan penerapan prinsip keadilan dan keberlanjutan dalam sistem keuangan.
Ia mengungkapkan Jerman, sebagai salah satu negara non-Muslim, justru dinilainya lebih berhasil menerapkan prinsip-prinsip ekonomi syariah dibanding Indonesia.
"Tahun 2012 saya datang ke Jerman, ketemu Bundesbank tim think-tank nya. Saya pengen pelajari waktu itu kenapa Jerman sedemikian 'bodoh' sehingga ECB [European Central Bank] tidak bisa bergerak bebas, tidak boleh beli bond di pasar sekunder pun, dan hampir menghancurkan Euro dan EU secara keseluruhan," kata Purbaya dalam agenda Sharia Ekonomi Forum 2026, mengutip dari YouTube Metro Tv, Jumat (13/2/2026).
"Saya diskusi 5 jam sama mereka. Tapi pas dia ketemu, yang dia ucapkan ke saya pertama apa? 'Selamat datang di Jerman. Kamu tahu, walaupun negara kamu negara Islam terbesar di dunia, negara saya lebih syariah dari negara kamu'" sambungnya.
Purbaya lantas bercerita, dalam diskusinya selama lima jam dengan tim think tank Bundesbank tersebut, ia mendapat penjelasan sekitar 80% perbankan Jerman dikuasai bank-bank kecil dan bank daerah yang beroperasi dengan bunga sangat rendah.





























