Logo Bloomberg Technoz

Kubu Demokrat pun mulai menunjukkan tajinya dengan memenangkan serangkaian pemilihan dalam beberapa bulan terakhir, termasuk kursi Wali Kota Miami serta kursi Gubernur di New Jersey dan Virginia. Bahkan di Texas, kursi Senat negara bagian yang merupakan basis kuat Republik berhasil direbut Demokrat dengan pergeseran suara mencapai 31 poin.

Trump, dalam unggahan di media sosial saat pemungutan suara berlangsung, memperingatkan konsekuensi politik bagi anggota Republik yang berani menentangnya.

“Setiap anggota Republik, baik di DPR maupun Senat, yang memberikan suara menentang TARIF akan menanggung konsekuensi serius saat Pemilu tiba, termasuk di tahap Primer!” tulis Trump. Ia menambahkan, “TARIF telah memberi kita Keamanan Ekonomi dan Nasional, dan tidak ada anggota Republik yang boleh bertanggung jawab atas kehancuran hak istimewa ini.”

Terlaksananya pemungutan suara pada hari Rabu tersebut merupakan pukulan telak bagi Ketua DPR Mike Johnson. Sebagai sekutu utama Trump, Johnson telah berbulan-bulan memblokir RUU terkait tarif agar tidak sampai ke lantai sidang. Namun, blokade tersebut runtuh pada Selasa ketika tiga anggota Republik bergabung dengan Demokrat untuk menolak perpanjangan penundaan voting.

Johnson sebelumnya berargumen bahwa DPR seharusnya menunggu keputusan Mahkamah Agung mengenai legalitas tarif global Trump, yang diperkirakan akan dirilis paling cepat pada 20 Februari mendatang.

Senat yang juga dikuasai Republik sebenarnya telah memberikan suara untuk membatalkan tarif Trump terhadap Brasil dan tarif darurat global lainnya, selain tarif Kanada. Namun, karena resolusi bersama ini membutuhkan tanda tangan presiden untuk sah, atau dukungan dua pertiga suara untuk membatalkan veto, kecil kemungkinan parlemen bisa memaksa Trump membatalkan kebijakan ekonomi andalannya hanya lewat legislasi.

Voting ini lebih bersifat sebagai tekanan politik agar presiden mengubah arah kebijakannya beberapa bulan sebelum pemilu. Langkah ini memaksa anggota Republik di daerah pemilihan yang terdampak tarif untuk memilih antara loyalitas kepada presiden atau kepentingan konstituennya.

Anggota DPR dari faksi Demokrat asal New York, Gregory Meeks, diprediksi akan terus mendorong legislasi terkait tarif lainnya ke lantai sidang, termasuk upaya mengakhiri bea masuk terhadap Meksiko dan Brasil.

“Sudah waktunya kita mengakhiri apa yang disebut darurat nasional ini, karena satu-satunya keadaan darurat di sini adalah darurat ekonomi yang diciptakan oleh tarif Trump,” ujar Meeks pada Rabu. “Rakyat Amerika membayar lebih mahal untuk layanan kesehatan dan kebutuhan pokok sehari-hari di tengah krisis biaya hidup, semua karena keadaan darurat yang dibuat-buat dan ego satu orang.”

(bbn)

No more pages