Logo Bloomberg Technoz

“Bangsa Iran selalu membalas rasa hormat dengan rasa hormat, tetapi tidak menoleransi bahasa kekuatan,” tambah Pezeshkian.

Pada Minggu, Araghchi mengatakan pembicaraan dengan AS tetap terbatas pada isu nuklir, seraya menegaskan bahwa Republik Islam tidak akan melepaskan haknya untuk memperkaya uranium di dalam negeri. Ia kembali menegaskan bahwa Teheran tidak mengejar senjata nuklir, meskipun ada kekhawatiran bahwa persediaan uranium yang diperkaya tinggi telah mendekatkannya pada kemampuan senjata, serta klaim Trump bahwa serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran telah menghancurkan program atomnya.

“Mereka takut pada bom nuklir kami, padahal kami tidak mencarinya,” kata Araghchi. Ia menyatakan Teheran siap untuk “membangun kepercayaan” dan menjawab kekhawatiran atas program nuklirnya, “tetapi tidak ada seorang pun yang berhak mengatakan kepada kami bahwa kami tidak boleh memiliki sesuatu hanya karena mereka menginginkannya demikian.”

(bbn)

No more pages