Logo Bloomberg Technoz

Berdasarkan laporan terbaru WHO, lembaga ini akan mengurangi sekitar 25% tenaga kerjanya hingga pertengahan tahun 2026. Organisasi ini memiliki 9.457 karyawan pada akhir 2024, jumlah tertinggi dalam 15 tahun terakhir.

Namun, Tedros menyampaikan catatan optimistis untuk tahun mendatang, mengatakan bahwa WHO akan fokus pada pemulihan daripada penghematan anggaran.

"2026 bukan tentang penghematan, tetapi pemulihan," katanya, menambahkan bahwa "para pegawai organisasi ini terus melayani dunia," meski menghadapi krisis anggaran dan pemangkasan staf yang signifikan.

Dewan eksekutif WHO akan mengadakan sidang ke-158 pekan ini. Pemerintah meninjau prioritas yang meliputi darurat kesehatan, resistensi antimikroba, anggaran, tata kelola hingga kesehatan digital. Selama enam hari, para diplomat akan berdebat tentang isu-isu sensitif secara politik dan menetapkan agenda untuk keputusan besar pada akhir tahun ini.

Sinyal awal ini akan menjadi masukan bagi Majelis Kesehatan Dunia pada Mei, di mana negara-negara harus memutuskan berapa banyak dana dan wewenang yang akan diberikan kepada WHO saat organisasi tersebut merespons krisis dan membentuk ulang perannya. 

Apakah pekan ini akan menghasilkan momentum atau kebuntuan akan membantu menentukan apakah pembicaraan tersebut berakhir dengan kompromi atau konfrontasi.

(bbn)

No more pages