Dia memiliki wewenang dalam perannya sebagai Komandan Tertinggi Aliansi NATO di Eropa untuk menjaga dialog militer dengan Jenderal Valery Gerasimov, Kepala Staf Umum Rusia, "untuk menghindari kesalahpahaman dan menyediakan sarana guna menghindari eskalasi yang tidak disengaja oleh kedua belah pihak," kata pernyataan tersebut.
Di sisi lain, menurut juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, Rusia siap terlibat dalam dialog dengan AS mengenai Perjanjian New START tentang kekuatan nuklir strategis jika Washington memberikan tanggapan konstruktif terhadap proposal Moskwa untuk memperpanjang pembatasan tersebut.
Peningkatan komunikasi militer-ke-militer sangat penting mengingat Perjanjian New START berakhir—perjanjian pengendalian senjata utama terakhir antara AS dan Rusia—pada Kamis. Pakta tersebut membatasi ukuran senjata nuklir Rusia dan AS, serta memungkinkan inspeksi dan pertukaran informasi.
Berakhirnya perjanjian tersebut membuat Moskwa dan Washington tanpa kerangka kerja dalam mengatur cadangan strategis mereka untuk kali pertama sejak masa-masa tergelap Perang Dingin.
Rusia, Ukraina, dan AS sedang membahas rencana 20 poin dan jaminan keamanan bagi Kyiv, bertujuan untuk mengakhiri konflik terparah di Eropa sejak Perang Dunia II.
(bbn)





























