Logo Bloomberg Technoz

Soal Rencana Jadi Pemegang Saham BEI, Danantara Tunggu OJK

Artha Adventy
05 February 2026 14:50

CEO Danantara Rosan Roeslani bersama Presiden Prabowo Subianto. Dok: Setkab
CEO Danantara Rosan Roeslani bersama Presiden Prabowo Subianto. Dok: Setkab

Bloomberg Technoz, JakartaChief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani menyatakan, lembaganya masih menunggu proses dan arahan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait rencana demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI), sebelum mengambil langkah lanjutan mengenai kepemilikan saham di Bursa.

Rosan mengatakan, hingga saat ini Danantara belum menetapkan rencana konkret dan masih mencermati proses yang berjalan di regulator dan BEI. Menurut dia, demutualisasi Bursa merupakan proses yang akan melalui sejumlah tahapan.

“Tentu kami sifatnya menunggu dulu prosesnya dari OJK, apa pun dari Bursa Efek Indonesia, proses seperti apa, karena itu kan pasti ada prosesnya,” ujar Rosan di Jakarta, Kamis (5/2/2026). 


Meski demikian, Rosan menegaskan Danantara terbuka untuk berpartisipasi dalam kepemilikan Bursa apabila proses demutualisasi telah terealisasi. Ia menyebut demutualisasi akan memisahkan keanggotaan dan kepemilikan Bursa.

“Kalau ini sudah demutualisasi, sudah terjadi pemisahan antara anggota dan juga kepemilikan, ya kita terbuka juga untuk ikut di dalam Bursa Efek Indonesia ini dari segi kepemilikannya,” katanya.