Logo Bloomberg Technoz

“Intinya, pasar sudah terlalu penuh sesak,” tegas Robert Gottlieb, mantan trader di JPMorgan Chase & Co yang sekarang menjadi pengamat independen, seperti dikutip dari Bloomberg News.

Sumber: Bloomberg

Pagi ini, Selasa (3/2/2026), harga emas masih melemah. Pada pukul 07:13 WIB, harga emas turun 0,02% ke US$ 4.774/troy ons.

“Kebanyakan pembeli emas sudah menikmati keuntungan, dan siap untuk keluar kapan saja,” tambah Jia Zheng, Head of Trading di Shanghai Soochow Jiuying Investment Management Co, juga dinukil dari Bloomberg News.

Analisis Teknikal

Lantas bagaimana prediksi gerak harga emas untuk hari ini? Berapa saja target yang perlu dicermati pelaku pasar?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas masih bertahan di zona bullish, Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 51.

RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Namun RSI emas belum jauh dari 50 sehingga bisa dikatakan cenderung netral.

Sedangkan indikator Stochastic RSI 14 hari ada di 3. Sudah jauh di bawah 20 yang artinya sangat jenuh beli.

Untuk perdagangan hari ini, harga emas berpotensi naik. Koreksi yang sudah begitu dalam membuat harga emas kini lebih ‘murah’ sehingga bisa menarik di mata investor.

Target resisten terdekat sepertinya ada di US$ 4.818/troy ons. Dari sini, harga emas berpeluang menguji kisaran US$ 4.872-5.070/troy ons.

Target paling optimistis atau resisten terjauh adalah US$ 5.498/troy ons.

Namun kalau harga emas masih lesu, maka US$ 4.737/troy ons menjadi target support terdekat. Support lanjutan ada di rentang US$ 4.708-4667/troy ons.

Target paling pesimistis atau support terjauh ada di US$ 4.007/troy ons.

(aji)

No more pages