Logo Bloomberg Technoz

Sebanyak 550 saham mengalami kenaikan, dan ada 181 saham melemah. Sedang 78 saham tidak bergerak.

Sejumlah sektor saham juga menjadi pendukung utama IHSG pada perdagangan Sesi I. Saham–saham transportasi, saham keuangan, dan saham konsumen primer mencatatkan kenaikan paling tinggi, dengan masing–masing menguat 5,64%, 2,31% dan 1,85%.

Menguatnya IHSG merupakan efek secara langsung dari kenaikan sejumlah saham big caps.

Berikut di antaranya berdasarkan data Bloomberg, Jumat (30/1/2026).

  1. Telkom Indonesia (TLKM) menyumbang 24,27 poin
  2. Bank Central Asia (BBCA) menyumbang 23,76 poin
  3. Bank Mandiri (BMRI) menyumbang 10,9 poin
  4. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menyumbang 9,46 poin
  5. Dian Swastatika Sentosa (DSSA) menyumbang 6,57 poin
  6. Amman Mineral Internasional (AMMN) menyumbang 6,08 poin
  7. Bayan Resources (BYAN) menyumbang 6 poin
  8. Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) menyumbang 4,55 poin
  9. Bumi Resources (BUMI) menyumbang 4,16 poin
  10. Pacific Strategic Financial (APIC) menyumbang 3,25 poin

Menyitir riset Panin Sekuritas, investor merespons positif pengumuman Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenai sejumlah langkah yang akan diambil untuk menanggapi isu MSCI lalu. Salah satu inisiatif tersebut akan segera menaikkan minimum free float menjadi 15% dari sebelumnya 7,5% yang akan berlaku untuk emiten IPO maupun existing

Di sisi lain, BEI juga akan segera bertemu dengan pihak MSCI pada awal pekan depan untuk berkoordinasi lebih lanjut demi menjaga keselarasan mengenai transparansi. 

“Inisiatif OJK dan BEI ini dinilai positif seiring dengan mengurangnya kekhawatiran pasar akan penurunan Indonesia ke Frontier Market,” sebut riset Panin Sekuritas.

Sedangkan riset Phintraco Sekuritas menyebut IHSG memiliki indikator stochastic RSI di area oversold dan MACD menunjukan pelebaran pada negative slope. 

“Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang 8.250-8.350 pada Sesi II perdagangan hari ini,” sebut analisis Phintraco.

(fad/aji)

No more pages