Logo Bloomberg Technoz

Defisit Perdagangan AS Melebar akibat Lonjakan Impor

News
30 January 2026 05:00

Ilustrasi ekspor & impor. (Bloomberg)
Ilustrasi ekspor & impor. (Bloomberg)

Mark Niquette - Bloomberg News

Bloomberg, Defisit perdagangan AS melebar pada November dari level terendah sejak 2009 karena impor pulih dan ekspor turun. Hal ini menyoroti fluktuasi bulanan yang signifikan sebagai respons terhadap ketidakpastian kebijakan tarif pemerintahan Trump.

Data Departemen Perdagangan pada Kamis (29/1/2026) menunjukkan defisit perdagangan barang dan jasa hampir naik dua kali lipat dari bulan sebelumnya menjadi US$56,8 miliar. Pelebaran sebesar 94,6% merupakan yang terbesar sejak 1992, sementara defisit bulan tersebut melebihi semua proyeksi dalam survei Bloomberg terhadap ekonom.

Angka perdagangan bulanan berfluktuasi akibat perubahan tarif. (Bloomberg)

Data perdagangan rentan terhadap volatilitas terkait implementasi kebijakan perdagangan AS. Dalam beberapa bulan terakhir, terjadi lonjakan perdagangan emas non-moneter dan stok farmasi sebagai respons terhadap pengumuman tarif Presiden Donald Trump.

Hal serupa terjadi pada November, dengan lonjakan impor obat-obatan dan penurunan ekspor emas. Impor secara keseluruhan meningkat 5%, didorong oleh barang modal seperti komputer dan semikonduktor.