Logo Bloomberg Technoz

Pemerintah Akan Guyur Insentif Rp13 T Selama Libur Lebaran 2026

Sultan Ibnu Affan
29 January 2026 19:40

Penumpang turun dari bus AKAP saat arus balik mudik lebaran di Terminal Kampung Rambutan, Selasa (25/4/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Penumpang turun dari bus AKAP saat arus balik mudik lebaran di Terminal Kampung Rambutan, Selasa (25/4/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan menambah dan memperluas insentif khusus selama periode Ramadan hingga libur Hari Raya Idul Fitri 2026 sekitar Rp13 triliun.

Hanya saja, penambahan paket stimulus tersebut akan menyasar kepada program pemberian insentif yang telah dilakukan sebelumnya seperti penebalan bantuan sosial (Bansos), termasuk minyak goreng hingga diskon tarif transportasi.

"Tarif-tarif diskon ada, kemudian Bansos. Seperti sebelumnya, namun jumlahnya akan lebih banyak dan lebih besar. Nanti kita umumkan. [Nilainya] di kisaran Rp13 triliun," kata Airlangga kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Kamis (29/1/2026).


Pemerintah sebelumnya memang kerap memberikan sejumlah paket stimulus fiskal dalam beberapa momen hari libur panjang dan Hari Keagamaan Besar Nasional (HKBN) nasional.

Terakhir, pemerintah memberikan insentif tersebut selama masa libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru 2025/2026 belum lama ini, terkhusus di sektor transportasi.