Mayapada Eye Centre Tawarkan Solusi Mata Premium di Jakarta

Bloomberg Technoz, Jakarta - Mayapada Eye Centre (MEC) resmi memperluas jangkauan layanan kesehatan mata premium dengan membuka unit klinik terbaru di Mayapada Tower 2, kawasan Sudirman, Jakarta Selatan. Kehadiran ini menandai langkah strategis MEC dalam mendekatkan layanan eye care berstandar tinggi kepada masyarakat urban, khususnya para profesional yang beraktivitas di pusat bisnis ibu kota.
Berlokasi di episentrum kawasan perkantoran Jakarta, MEC Sudirman dirancang sebagai Premium Boutique Eye Care yang mengedepankan kenyamanan, efisiensi, dan teknologi medis terkini. Klinik ini menawarkan layanan perawatan mata komprehensif dengan subspesialisasi mencakup Kornea, Glaukoma, Retina, hingga Pediatrik Oftalmologi, yang ditujukan untuk menjawab kebutuhan kesehatan penglihatan masyarakat modern.
Dengan konsep layanan yang modern dan terintegrasi, MEC Sudirman mengombinasikan teknologi diagnostik mutakhir untuk deteksi dini dan diagnosis presisi. Pendekatan ini memungkinkan pasien memperoleh penanganan yang tepat sejak tahap awal, sekaligus menghadirkan pengalaman layanan yang personal melalui alur perawatan yang efisien dan lingkungan klinik yang eksklusif.
President Director & CEO Mayapada Healthcare, Navin Sonthalia, menegaskan bahwa kehadiran Mayapada Eye Centre merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan di sektor layanan kesehatan. Ia menekankan bahwa MEC tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dalam ekosistem Mayapada Hospital secara menyeluruh.
“MEC adalah bagian dari ekosistem Mayapada Hospital untuk menghadirkan perawatan kesehatan mata berstandar tinggi yang unggul secara klinis dan terhubung dengan berbagai Center of Excellence di seluruh jaringan Mayapada Hospital. Pendekatan terintegrasi ini memastikan penanganan gangguan mata yang berkaitan dengan kondisi medis lain dapat dilakukan secara komprehensif,” ujar Navin Sonthalia.
Ekspansi ke Sudirman dinilai sebagai langkah tepat mengingat karakteristik kawasan tersebut yang dipenuhi aktivitas profesional dengan intensitas kerja tinggi. Chief Operating Officer Mayapada Eye Centre, Navin Nathani, menyampaikan bahwa MEC Sudirman dirancang khusus untuk menjawab tantangan kesehatan mata yang dihadapi pekerja kantoran di era digital.
“Dalam keseharian profesional urban dengan paparan layar digital tinggi akibat penggunaan komputer, laptop, dan smartphone dalam durasi panjang, keluhan seperti mata kering, kelelahan mata digital, hingga gangguan fokus kerap terjadi dan berdampak langsung pada produktivitas,” jelas Navin Nathani.
Ia menambahkan bahwa MEC Sudirman hadir dengan solusi eye care yang canggih, modern, dan mudah diakses. Layanan premium yang terintegrasi memungkinkan para profesional menjaga kualitas penglihatan tanpa harus mengorbankan ritme kerja harian yang padat, sehingga produktivitas tetap optimal.
Layanan Terintegrasi dan Teknologi Oftalmologi Mutakhir
Didukung oleh tim dokter spesialis dan subspesialis mata berpengalaman, MEC Sudirman menyediakan berbagai layanan medis dan bedah mata. Layanan tersebut mencakup operasi katarak modern dengan metode phacoemulsification, tindakan Trabektomi untuk glaukoma, serta penanganan gangguan retina yang membutuhkan keahlian khusus.
Sebagai bagian dari jaringan Mayapada Healthcare, MEC Sudirman memiliki keunggulan konektivitas dengan berbagai layanan unggulan di Mayapada Hospital. Integrasi ini memungkinkan kolaborasi multidisiplin dalam menangani gangguan mata yang berkaitan dengan kondisi medis lain seperti penyakit saraf, stroke, diabetes, autoimun, hingga penyakit jantung.
Pendekatan terkoordinasi tersebut memastikan pasien memperoleh perawatan yang menyeluruh dan berkelanjutan. Model layanan ini menjadi nilai tambah bagi profesional urban yang menuntut kualitas tinggi, ketepatan diagnosis, serta efisiensi waktu dalam setiap proses perawatan kesehatan.
Dokter Konsultan Mata di Mayapada Eye Centre, dr. Ucok P. Pasaribu, Sp.M(K), mengungkapkan bahwa banyak penyakit mata bersifat progresif dan berkembang tanpa gejala awal yang jelas. Kondisi ini kerap membuat gangguan penglihatan baru disadari ketika sudah mengganggu aktivitas sehari-hari.
“Faktor seperti screen time berlebih, minimnya waktu istirahat mata, serta pencahayaan ruang kerja yang kurang optimal dapat mempercepat terjadinya kelelahan mata digital dan gangguan penglihatan lainnya,” ujar dr. Ucok P. Pasaribu.
Ia menjelaskan bahwa dengan dukungan teknologi diagnostik modern dan keahlian subspesialis, deteksi dini dan diagnosis presisi dapat dilakukan. Strategi penanganan pun dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pasien, sehingga risiko gangguan penglihatan permanen dan komplikasi jangka panjang dapat diminimalkan.
Peluncuran MEC Sudirman juga dirangkaikan dengan penyelenggaraan Laser Vision Correction Summit pada 25 Januari 2026. Forum ilmiah ini menghadirkan para dokter spesialis dan subspesialis mata terkemuka untuk membahas perkembangan terkini, inovasi teknologi, serta pendekatan klinis mutakhir dalam perawatan penglihatan.
Dalam rangkaian acara tersebut, turut diselenggarakan live surgery tindakan SMILE® Pro oleh dr. Zoraya Ariefia Feranthy, Sp.M. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Mayapada Eye Centre dalam mengedepankan edukasi medis berkelanjutan serta adopsi teknologi oftalmologi terkini di Indonesia.
Selain unit di Sudirman, Mayapada Eye Centre juga telah hadir di Mayapada Hospital Jakarta Selatan dengan layanan unggulan seperti SMILE® Pro, SMILE® Pro Hyperopic, LASIK, dan PRESBYOND® Laser Blended Vision untuk koreksi kelainan refraksi. MEC juga menyediakan layanan Cross-linking atau CXL sebagai terapi penguatan kornea.
Untuk memastikan pengalaman perawatan yang personal dan terkoordinasi, setiap pasien MEC didampingi oleh Vision Assistant atau VIA. Pendampingan ini mencakup proses pendaftaran, pemeriksaan, hingga tindak lanjut pasca-prosedur, termasuk panduan preventive care dan pemantauan perjalanan pasien.
Dengan konsep layanan berkelas dunia yang modern dan terintegrasi, Mayapada Eye Centre menegaskan posisinya sebagai pusat layanan kesehatan mata premium di Indonesia. Kehadiran MEC Sudirman diharapkan mampu menjawab kebutuhan kesehatan penglihatan masyarakat urban sekaligus mendukung kualitas hidup dan produktivitas di usia produktif.

































