Purbaya Bicara IHSG Turun 8% dan Fundamental Ekonomi RI
Dovana Hasiana
28 January 2026 17:45

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa penurunan IHSG hingga mencapai 8% dan penghentian perdagangan sementara (trading halt) pada perdagangan hari ini sebagai reaksi yang berlebihan atas pengumuman dari Morgan Stanley Capital International (MSCI).
“IHSG jatuh karena berita MSCI yang menganggap kita kurang transparan dan banyak goreng-gorengan saham. Ini saya pikir reaksi berlebihan, karena itu baru laporan pertama, masih ada waktu eksekusi sampai bulan Mei,” ungkap Purbaya di Istana Negara, Rabu (28/1/2026).
Purbaya mengungkapkan dalam perbincangan dengan ketua OJK (Mahendra Siregar) masalah yang dikeluhkan MSCI akan dibereskan sebelum bulan Mei 2026.
“Jadi pasti perusahaan-perusahaan itu akan bisa memenuhi syarat MSCI dan akan bisa masuk ke indeks MSCI maupun saham yang boleh diinvestasi oleh perusahaan-perusahaan asing global,” terangnya.
Pada perdagangan hari, IHSG mengalami tekanan jual yang tinggi sehingga ditutup pada level 8.320,56 atau turun 7,35% dibandingan hari sebelumnya. Pengumuman MSCI yang membekukan seluruh kenaikan bobot saham Indonesia di indeksnya setelah menuntaskan proses konsultasi global terkait penilaian free float dan investability pasar domestik telah menimbulkan panik jual di kalangan para investor.




















