Logo Bloomberg Technoz

Harga Emas Mulai Turun Usai Cetak Rekor, Mau Jual atau Beli?

Hidayat Setiaji
28 January 2026 07:45

Butiran emas dituangkan ke dalam wadah untuk selanjutnya diubah menjadi emas batangan di kilang MMTC-PAMP India (Bloomberg)
Butiran emas dituangkan ke dalam wadah untuk selanjutnya diubah menjadi emas batangan di kilang MMTC-PAMP India (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia mulai bergerak turun pada perdagangan pagi tadi. Koreksi datang usai harga sdang logam mulia melonjak, naik lebih dari 3% dalam sehari.

Pada Rabu (28/1/2026) pukul 07:21 WIB, harga emas dunia di pasar spot tercatat US$ 5.160/troy ons. Terpangkas 0,39% dibandingkan hari sebelumnya.

Kemarin, harga emas melambung tinggi. Dalam sehari, harga melesat 3,39% ke US$ 5.181,1/troy ons. Ini adalah rekor penutupan (closing) tertinggi sepanjang sejarah.


Kenaikan tersebut membuat harga emas naik tujuh hari beruntun. Selama tujuh hari tersebut, harga melejit hampir 13%.

Oleh karena itu, akan sangat wajar jika investor tergiur untuk mencairkan cuan. Maklum, potensi cuan yang bisa diraih memang bukan kaleng-kaleng.