Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Jepang, Tiongkok, dan India pada tahun 2026 diperkirakan melambat akibat kelemahan permintaan domestik dan ekspor.
Dari pasar keuangan global, ruang penurunan Fed Funds Rate berkurang disertai masih tingginya imbal hasil obligasi AS atau yield US Treasury sejalan dengan defisit fiskal AS yang masih besar. Ketidakpastian pasar uang global juga meningkat, terutama dipicu oleh ketegangan perang dagang serta meluasnya eskalasi tensi geopolitik.
Sementara itu, IMF dalam World Economic Outlook (WEO) Januari 2026 merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi 3,3% pada tahun 2025 dan 2026, lebih tinggi dari proyeksi pada Oktober 2025.
(lav)
No more pages





























