Logo Bloomberg Technoz

Bocoran Purbaya Soal Layer Baru Cukai Rokok: di Tengah SKM & SKT

Pramesti Regita Cindy
27 January 2026 10:40

Ilustrasi Cukai Rokok (Arie Pratama/Bloomberg Technoz)
Ilustrasi Cukai Rokok (Arie Pratama/Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku masih mengkaji rencana penambahan lapisan tarif lapisan atau layer cukai hasil tembakau (CHT). 

Dalam pernyataannya, Purbaya membocorkan bahwa layer cukai baru tersebut akan ditempatkan di posisi tengah. Maksudnya, tarif tersebut akan dirancang lebih rendah dibanding rokok golongan mesin (Sigaret Kretek Mesin/Sigaret Putih Mesin), namun tetap lebih tinggi dibanding Sigaret Kretek Tangan (SKT).

"Kita memberi ruang kepada rokok-rokok gelap untuk masuk ke situ. [Harganya] akan lebih murah sedikit dibanding rokok mesin yang biasa, tapi lebih mahal dari rokok kretek," kata Purbaya kepada awak media di kantornya di Jakarta, dikutip Selasa (27/1/2026). 


Ia menegaskan, kebijakan ini akan disertai dengan penegakan aturan yang lebih ketat. Sehingga, bagi produsen rokok ilegal yang tidak mau masuk ke dalam skema cukai baru tersebut tidak akan lagi diberi ruang untuk beroperasi.

"Jadi yang ilegal harus masuk ke situ, kalau enggak dia enggak akan bisa bisnis lagi di sini. Kita akan serius," tegasnya.